Alang-alang
Nama Latin : (Imperata cylindrica(L) Beauv.var.mayor(Nees) C.E.Hubb)
Famili : Gramineae atau Poaceae
Alang-alang (Imperata cylindrical (L.) Beauv.var.mayor <Nees>), rumput berpermukaan kasar dengan panjang kurang lebih 1m. Sebuah tanaman yang tidak diinginkan, dipupuk, ditanam, atau ditumbuhkan, juga dianggap tumbuh secara banyak sebagai penganggu tanaman yang diinginkan.
Bagian yang digunakan untuk obat medis adalah akarnya. Kenyataannya, akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin, menghentikan pendarahan, dan sebagai obat untuk pendarahan pada hidung, memuntahkan darah, gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal. Penelitian menemukan bahwa alang-alang mengandung mannitol, glukosa, asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol, simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.
Nama daerah : Aceh : Neleleng laku, Batak : Rih, Minang : Alalang, Lampung : Lioh, Jawa : Alang-alang, Sunda : Ki Eurih, Bali : Ambengan, Sumbawa : Re, Flores : Rii, Kalimantan : Halalang, Irian : Kalepip (Kalana)
Efek Farmakologis : Rasa manis dan sifat sejuk, anti piretik (penurunan panas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), masuk median paru-paru, lambung dan usus kecil.
Bagian tanaman yang digunakan : Akar, rimpang (daun) dan bunga. dapat digunakan yang segar atau yang dikeringkan.
Cara budidaya :
Perbanyakan dengan rimpang atau akar tinggal. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan terdapat dimana-mana disekitar kita. Merupakan tumbuhan liar dan menjurus sebagai gulma. Tumbuh liar di pinggir jalan, di ladang dan di hutan. Tumbuhan ini termasuk terna menahun, tinggi dapat mencapai 180 cm. Batang padat, buku berambut jarang. Daun berbentuk pita, berwarna hijau, permukaan daun kasar. Perbungaan berupa bulir, warna putih, bunga yang terletak di bagian atas adalah bunga sempurna dan yang terletak di bawah adalah bunga mandul. Bunga mudah diterbangkan oleh angin.
Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
- Peluruh air kemih : 10 gr akar segar dicuci bersih dan dicampur 3 gls air direbus hingga tinggal 1 gls, disaring dan diminum sekaligus.
- Muntah Darah : 30-60 gr akar segar, dicuci bersih, dipotong dan direbus dengan 3 gls air hingga tinggal 1 gls, disaring dan diminum airnya.
- Mimisan : Akar segar dicuci bersih, ditumbuk dan diperas sampai terkumpul 100CC, disaring lalu diminum, atau 30 grm akar dipotong, direbus dengan 3 gls air sehingga tinggal 1 gls lalu diminum.
- Air kemih berdarah : Akar segar 300 grm, dicuci bersih dipotong lalu direbus dengan 2000 cc air sampai tersisa 1200 cc, dibagi untuk diminum 3 kali, ulangi sampai 10 hari.
- Hepatitis akut menular : Akar kering 60 gram dicuci bersih, direbus dengan 3 gls air hingga sisa 1 gls untuk 2 kali minum. Ulangi untuk 10 hari.
- Radang Ginjal Akut : Akar segar 60-120 grm dicuci bersih, dipotong direbus dengan 3 gls air hingga sisa 1 gls diminum secara rutin.
RAMUAN DAN TAKARAN
Infeksi Saluran Kemih dan Kencing Sedikit
Bila menderita infeksi pada saluran kemih, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.
Ramuan:
Rimpang Alang-alang 6 gram
Rimpang Kunci pepet 5 gram
Daun Kumis kucing 4 gram
Air 115 ml
Cara pembuatan:
Diseduh, dibuat infus atau pil.
Cara pernakaian:
Diminum 1 kali sehari, tiap kali minum 100 ml.
Untuk yang berbentuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.
Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari.
Mimisan, Kencing Darah, dan Muntah Darah.
Bila menderita kencing darah atau muntah darah, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.
Ramuan:
Rimpang Alang-alang 6 gram
Daun sendok segar 6 gram
Daun Andong segar 2 helai
Air 110 ml
Cara pembuatan:
Diseduh, dipipis, dibuat infus atau pil.
Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. (untuk infus). Untuk pipisan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 1/4 cangkir. Untuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.
Lama pengobatan:
Diulang sampai sembuh.

















