CARA MENGOLAH DAUN SUKUN

Soal Warna dan Cara Olah

Pilih hijau atau kuning?

Herbalis di Kotamadya Batu, Provinsi Jawa Timur, Wahyu Suprapto, meresepkan daun sukun pada paslen hepatitis yang datang berobat Wahyu. mantan kepala Balai Materia MedikA Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, itu menyarankan pasien untuk mencari daun sukun tua berwarna kuning, tapi belum jatuh dari pohon.

“Kuning untuk mengatasi penyakit kuning,” ujar Wahyu. Pasien hepatitis kerap merasa cepat lelah dan capai. demam, perut nyeri dan mual, nafsu makan turun drastis, serta warna kulit berubah kuning dan pucat Oleh karena itu masyarakat awam kerap menyebut hepatitis sebagai penyakit kuning. 

Paling tokcer

Pasien merebus selembar daun dengan 4 getas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Ramuan itu diminum sehari sekali. Dalam 2,5 bulan kondisi pasien berangsur membaik  Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, juga menganjurkan resep sama. llmu pengobatan hepatitis menggunakan daun sukun berwarna kuning itu warisan mendiang ibunda.

Daun sukun tua berwarna kuning juga baik untuk mengontrol kadar gula darah diabetes. Puspa Dewi N Lotulung, periset di Pusat Penelrtian Kimia LIPI di Serpong. Tangerang. Provinsi Banten. menguji secara praklinis khasiat daun sukun berwarna hijau muda. hijau tua, dan kuning pada hewan percobaan yang dibuat menderita diabetes melitus.

Hasil riset menunjukkan pemberian ekstrak etanol daun sukun berwarna kuning paling efektif dibanding daun sukun hijau muda dan hijau tua. Puspa Dewi masih belum menemukan faktor penyebab daun sukun kuning lebih cespleng menurunkan kadar gula darah

Farmakotog di Pusat Studi Obat Alam Universitas Indonesia, Prof Dr Sumali Wiryowidagdo MSi Apt. justru menyarankan penggunaan daun sukun yang masih hijau sebagai herbal. Sebab senyawa aktif yang berkhasiat mengatasi penyakit paling banyak terdapat di daun berwarna hijau. “Di daun berwarna kuning jumlah senyawa berkhasiat sudah berkurang,” kata guru besar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia itu.

Ambil daun sukun berwarna hijau mengiiap dan olah dengan cara perebusan. Dengan perebusan. senyawa aktif terkandung di dalam daun sukun menjadi larut dalam air. “Hampir semua fiavonoid dalam Artocarpus-genus sukun, mudah larut dalam air,” ujar Sumali. Air rebusan itu yang dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit.

Dalam bentuk rebusan, senyawa aktif lebih mudah dlcema tubuh. Itu seperti diungkapkan dr Arijanto Jonosewojo. kepala Poll Obat Tradisional RSUD Dr Sootomo, Surabaya, Jawa Timur. “Ekstrakst yang paling bagus menggunakan air. EksUaksi dengan alkohol terkadang menyebabkan zat lain dafam tanaman Ikut bereaksi Akibatnya. herbal justru menjad! kurang efektif.” ujarnya.

Sebanyak 3 daun sukun berukuran sedang berwama hijau dipotong 1-2 cm. rebus dengan 1-2 gelas air hingga mendidih. Angkat rebusan setelah 30 menit mendidih. Ramuan itu diminum 3 kali sehari. Ampas hasil rebusan masih bisa dipergunakan untuk  merebus ulang dengan jumlah air yang sama.

Sumber : Majalah TRUBUS edisi APRIL 2012

Share

Leave a Reply